Tempat sarapan di Bandung yang viral 2026 semakin beragam, dari kupat tahu legendaris hingga nasi dan bubur ayam. Simak pilihan kuliner pagi di Ibu Kota Jawa Barat.

Informasi mengenai tempat sarapan di Bandung yang viral kembali banyak dicari seiring meningkatnya aktivitas wisata kuliner pada pagi hari. 

Kota Bandung tidak hanya menawarkan kafe dengan menu sarapan kekinian, tetapi juga berbagai warung legendaris yang telah bertahan selama puluhan tahun.

Sarapan menjadi salah satu waktu yang menarik untuk berburu kuliner di Bandung. Sejumlah tempat bahkan sudah mulai melayani pembeli sejak pukul 05.00 atau 06.00 WIB.

Pilihannya pun cukup beragam, mulai dari kupat tahu, bubur ayam, nasi kuning, lontong kari, hingga makanan bergaya rumahan yang layak untuk dicicipi langsung.

Berikut sejumlah tempat sarapan di Bandung yang viral 2026 dan masih menjadi perhatian dan dapat masuk dalam daftar kuliner pagi di Kota Kembang.

1. Kupat Tahu Gempol

Kupat Tahu Gempol merupakan salah satu nama yang tidak terlepas dari pembahasan kuliner pagi Bandung. Tempat ini dikenal sebagai kuliner legendaris dan telah lama menjadi tujuan masyarakat yang ingin menikmati sarapan khas Sunda.

Seporsi kupat tahu terdiri dari ketupat, tahu, tauge, bumbu kacang, kecap, bawang goreng, dan kerupuk. Berdasarkan data bisnis terbaru, tempat ini beroperasi setiap hari sekitar pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.

Lokasinya berada di Jalan Gempol Kulon, kawasan Bandung Wetan. Karena jam operasionalnya hanya sampai siang, pengunjung yang ingin sarapan biasanya perlu datang lebih awal.

2. Bubur Ayam Gibbas

Bubur Ayam Gibbas menjadi pilihan bagi pencinta sarapan dengan porsi mengenyangkan. Tempat ini berada di kawasan Kebon Jati dan dikenal dengan bubur ayam serta berbagai pilihan topping.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah publikasi kuliner menyebutkan Bubur Ayam Gibbas memiliki porsi yang cukup besar dengan suwiran ayam dan pelengkap seperti cakwe serta sate. Pada hari tertentu, tempat ini sudah buka sejak pukul 05.30 WIB.

Pola jam buka yang terbagi antara pagi dan sore membuat tempat ini tidak hanya dikenal sebagai tujuan sarapan, tetapi juga kuliner di luar waktu pagi.

3. Warung Kopi Imah Babaturan

Warung Kopi Imah Babaturan menawarkan pilihan berbeda bagi pengunjung yang ingin sarapan dengan suasana warung rumahan. Lokasinya berada di Jalan Kebon Bibit, Bandung Wetan.

Tempat ini buka sejak pukul 07.00 WIB dan memiliki jam operasional yang lebih panjang dibanding sejumlah warung sarapan tradisional.

Imah Babaturan juga sudah cukup dikenal dalam berbagai rekomendasi kuliner Bandung. Salah satu publikasi kuliner menyebut pilihan makanannya mencakup menu sederhana seperti roti panggang dan nasi goreng.

4. Bubur Ayam Mang H Oyo

Bubur Ayam Mang H Oyo Pusat (ASLI) menjadi alternatif bagi pencari bubur ayam di kawasan Bandung Wetan. Lokasinya berada di Jalan Sultan Tirtayasa.

Tempat ini tercatat mulai beroperasi sekitar pukul 06.00 WIB hingga malam. Bubur ayam menjadi menu utama dengan sejumlah pilihan topping yang dapat disesuaikan dengan selera pengunjung.

Keberadaan tempat makan seperti Mang H Oyo menunjukkan bahwa kuliner sarapan Bandung tidak selalu terbatas pada warung yang hanya buka beberapa jam. Ada pula tempat yang mempertahankan menu sarapan tetapi memiliki waktu operasional lebih panjang.

5. Lontong Kari Gang Kebon Karet

Lontong Kari Gang Kebon Karet menjadi pilihan lain untuk sarapan dengan cita rasa makanan tradisional. Tempat ini berada di Jalan Otto Iskandar Dinata, kawasan Babakan Ciamis.

Menurut publikasi ProJabar pada Januari 2026, Lontong Kari Kebon Karet telah dikenal sebagai kuliner legendaris sejak 1966. Selain lontong, tempat tersebut juga menyediakan mi dan nasi dengan kuah kari.

Data bisnis terbaru menunjukkan tempat ini melayani pelanggan mulai sekitar pukul 06.00 WIB dan buka hingga sore.

6. Warung Ngonah

Warung Ngonah di kawasan Braga menawarkan pilihan makanan rumahan yang dapat disantap sejak pagi. Tempat ini berada di Jalan Kejaksaan dan mulai beroperasi sekitar pukul 06.00 WIB.

Warung Ngonah juga disebut dalam publikasi kuliner sebagai salah satu tempat sarapan dengan menu seperti nasi kuning dan nasi lengko. Konsep makanan rumahan membuat tempat ini berbeda dari kafe yang menawarkan menu sarapan bergaya Barat.

Tren Tempat Sarapan di Bandung

Daftar tersebut memperlihatkan bahwa tren tempat sarapan di Bandung yang viral tidak hanya diisi oleh tempat makan baru. Sejumlah kuliner lama justru tetap mendapatkan perhatian karena memiliki sejarah panjang dan menu yang sudah dikenal masyarakat.

Publikasi mengenai kuliner Bandung pada 2026 juga menunjukkan keberagaman pilihan tersebut. Ada warung yang menyajikan makanan tradisional, kedai kopi dengan menu sederhana, hingga tempat makan yang menggabungkan sarapan dengan konsep kekinian.

Bagi wisatawan, waktu kedatangan menjadi hal yang perlu diperhatikan. Sebagian tempat sarapan hanya buka sampai menjelang siang, sehingga datang lebih awal dapat menjadi pilihan, terutama ketika akhir pekan atau musim liburan.

Dengan banyaknya pilihan tersebut, sarapan di Bandung bukan hanya soal mengisi perut sebelum beraktivitas. Kuliner pagi juga menjadi bagian dari pengalaman wisata, terutama bagi pengunjung yang ingin mengenal makanan khas dan tempat makan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bandung. (Dila Nashear)